cukup?
Sadarkah? Terkadang kita memulai tanpa memikirkan akhir? Membuat kita buta tujuan kita, sejauh mana harusnya perjalanan ini berakhir. Bukankah kita harus “tau diri” setiap yang dimulai harus ada akhir? Itu lah manusia. Terkadang tak pernah ada kata puas dan tak mau ada akhir.
Terkadang ada yang bercita-cita menjadi orang terkaya di dunia, Memiliki mobil harga istimewa, punya penghasilan kelas dewa, dan punya istri kalau bisa dua. *loh?
Mengejar duniawi tanpa menetapkan kata cukup. Apakah kata cukup itu tak pernah ada dikamus hidupnya. Buat apa kamu mengejar penghasilan 40jt, 80jt mungkin ratusan juta jika pengeluaranmu setiap bulan saja tak lebih dari 5jt. Buat apa pakai mobil harganya milyaran kalau avanza saja sudah cukup bisa membawa keluarga kita mencari kebahagiaan di akhir pekan. Sahabat. Kejarlah apa yang harus kau kejar sampai dibatas cukupmu. Jgn sampai kau dibutakan impian dan mendewakan impian tanpa ada kata cukup. Itu sama saja dengan berlebihan. Dan berlebihan itu sesungguhnya adalah sifat syetan…
Posted on 17 Oktober 2011, in Artikel. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)